Senin, 03 Juni 2013

membaca itu penting



Membaca itu penting
Saat kita dihadapkan pada setumpuk buku.Apa yang terjadi…pasti 8 dari 10 orang akan memilih lainnya dari pada membaca,hal itu tidak bisa dipungkiri lagi.Minat baca kita terutama anak didik sudah mulai terkikis,mereka lebih suka melihat,mendengarkan saja.Jangankan membaca setumpuk,hanya satu buku saja kita seperti tidak ada waktu.Kecenderungan orang sekarang adalah mendapatkan pengetahuan secara instan.Itulah kebiasaan buruk kita,malas adalah penyakit utama yang membuat keberhasilan kita tertunda.Hal ini terbukti,setiap keberhasilan yang kita tuai adalah sebuah usaha yang tak kenal malas.
            Begitu juga saat kita mencari ilmu.Rasa malas harus kita buang jauh – jauh saat kita memiliki tekad untuk mencari ilmu.Rasa malas dapat mempengaruhi niat kita dalam mencari ilmu.Tahukah kalian,bahwa 85%  ilmu terdapat dalam tingkat membaca kita.sisanya 15% kita peroleh dari pengalaman.Membaca adalah kewajiban kita dalam menimba ilmu.Dahulu jaman nenek moyang kita dulu,sebelum mengenal tulisan,mereka berusaha berinteraksi dan berkomunikasi melalui bahasa yang mereka pahami sendiri.Mereka terus berevolusi hingga seperti sekarang.Berbagai macam tulisan,bahasa mulai muncul beragam,kita dipaksa terus untuk untuk mempelajarinya,agar kita mampu berevolusi terus sesuai perkembangan jaman.Kita bisa memecahkan misteri kehidupan dengan belajar.Tentunya membaca lebih dominan,membaca adalah kunci utama mereka karena itulah mereka mampu membuka tabir.
            Membaca tidak harus dengan buku – buku tebal,kita bisa menambah ilmu membaca dengan bacaan Koran,majalah,tabloid,artikel,novel dan macam lainnya.Karena pada dasarnya segala macam bacaan apapun adalah ilmu.Kita perlu membaca sebanyak – banyaknya,karena ilmu yang kita miliki juga harus ditambah dan ditambah.kita tidak boleh cukup puas dengan hasil yang kita dapat,.berusaha dan berusaha terus adalah kunci kesuksesan.Dan tidak kalah pentingnya juga  jangan lupa untuk mengamalkan ilmu yang telah kita dapat.
            Diumpamakan seperti makanan yang kita lahap,apabila kita hanya makan nasi saja,pasti rasanya hambar,dalam makanan yang kita konsumsi seperti nasi.Ada penunjang lainnya,lauk-pauk,sayur-mayur dan segelas air atau susu.Begitu juga dengan membaca,di umpamakan seperti sepiring nasi yang lengkap dengan lauk pauk serta sayur mayurnya.Agar nikmat kita belajar membaca dan memperoleh ilmu tadi akan terasa lengkap kalau kita membaginya dengan menularkannya pada yang lain.Agar bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
            Dari uraian membaca sebagai kewajiban kita.Maka tak heran sebuah pepatah mengatakan:Buku Adalah jendela Ilmu.Ilmu adalah jendela dunia,semakin kita membuka jendela ilmu itu semakin besar dan nyata dan besar pula cakrawala menyambutnya.Banyak baca banyak tahu,banyak ilmu makin maju.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar